Formasi Karir CPNS KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA (KEMENSOS) September 2018

cpns kemensos 2018
cpns kemensos 2018

Formasi Karir CPNS KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA (KEMENSOS) September 2018

KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA
PENGUMUMAN
Nomor : 2354/1/KP.02.01/09/2018
TENTANG
SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA
TAHUN ANGGARAN 2018

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 51 Tahun
2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Sosial Tahun 2018,
maka Kementerian Sosial Republik Indonesia membuka kesempatan kepada Warga Negara Republik
Indonesia yang memenuhi syarat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk ditugaskan di lingkungan
Kantor Pusat dan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI yang tersebar di seluruh wilayah Republik
Indonesia dengan penjelasan sebagai berikut :
I. UNIT KERJA YANG MENDAPATKAN TAMBAHAN ALOKASI FORMASI (ALOKASI PENEMPATAN)
1. Sekretariat Jenderal
2. Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial
3. Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
4. Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial
5. Direktorat Jenderal Penanggulangan Fakir Miskin
6. Inspektorat Jenderal
7. Badan Pendidikan, Penelitian dan Penyuluhan Sosial (Badiklitpensos) :
a. Sekretariat Badan Pendidikan, Penelitian dan Penyuluhan Sosial (Badiklitpensos)
b. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial
c. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
d. Pusat Pengembangan Profesi Jabatan Fungsional Pekerja Sosial dan Penyuluh Sosial
e. Pusat Penyuluhan Sosial
8. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendidikan, Penelitian dan Penyuluhan Sosial
(Badiklitpensos) :
a. Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung
b. Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung, Yogyakarta,
Banjarmasin, Makassar, Padang dan Jayapura
c. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Yogyakarta
9. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rehabilitasi Sosial :
a. Balai Besar Rehabilitasi Sosial Vokasional Bina Daksa Cibinong
b. Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Surakarta
c. Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita Temanggung
d. Balai Penerbitan Braille Indonesia Cimahi
e. Panti Sosial Bina Netra (PSBN) : Bali, Bandung, Bekasi, dan Manado
f. Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental (PSRSPDM) / Panti Sosial Bina
Laras (PSBL): Banjarmasin, Bengkulu, Sukabumi dan Pati
g. Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (PSRSKPN) / Panti Sosial
Pamardhi Putra (PSPP) : Purwokerto, Medan dan Bogor Panti Sosial Bina Daksa (PSBD) : Palembang dan Makassar
i. Panti Sosial Bina Grahita (PSBG) : Palu dan Bogor
j. Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP) : Jakarta, Magelang, Mataram dan Makassar
k. Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) : Jakarta, Riau dan Kupang
l. Panti Sosial Tresna Werda (PSTW) : Makassar, Kendari Dan Bekasi
m. Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang dengan HIV (PSRSODH) : Medan, Ternate dan
Sukabumi
n. Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) : Jambi dan Nanggroe Aceh Darussalam
o. Panti Sosial Bina Rungu Wicara (PSBRW) : Jakarta, Kendari dan Kupang
p. Panti Sosial Bina Karya (PSBK) : Bekasi
q. Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) : Jakarta

Formasi Kerja CPNS KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA (CPNS) September 2018 gamesemua.com
Formasi Kerja CPNS KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA (CPNS) September 2018
Formasi Kerja CPNS KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA (CPNS) September 2018 gamesemua.com
Formasi Kerja CPNS KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA (CPNS) September 2018

III. JENIS FORMASI
Jenis formasi sebagaimana tabel di atas terbagi atas 2 (dua) jenis formasi dengan rincian sebagai
berikut :
1. Formasi Khusus
a. Cumlaude adalah Pelamar Lulusan Terbaik (cumlaude/dengan pujian) dari Perguruan Tinggi
Dalam Negeri terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat
kelulusan dan dibuktikan dengan keterangan lulus Cumlaude/Pujian pada ijazah atau
transkip nilai. Calon pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar
setelah mendapat penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat
kelulusannya cumlaude/dengan pujian dari Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan
Tinggi.
b. Disabilitas adalah pelamar yang menyandang disabilitas/berkebutuhan khusus yang mampu
melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan
berdiskusi serta dibuktikan dengan surat keterangan dokter yang menerangkan
jenis/tingkat disabilitasnya dari Rumah Sakit Umum Pemerintah atau Puskesmas setempat.
c. Putra/Putri Papua dan Papua Barat adalah pelamar yang merupakan keturunan
Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua
(yang dibuktikan dengan akta kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan
dan diperkuat surat keterangan dari kepala desa/lurah/kepala suku).
2. Formasi Umum adalah pelamar yang tidak termasuk kriteria sebagaimana formasi khusus di atas

V. PERSYARATAN PELAMARAN
1. Warga Negara Republik Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat
kepada Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
2. Tidak pernah dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang tetap, dan atau tidak
sedang dalam proses peradilan sebagai terdakwa dalam kasus tindak pidana.
3. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS/TNI/POLRI.
4. Tidak berkedudukan sebagai pengurus dan atau anggota partai politik.
5. Tidak pernah diberhentikan “dengan hormat tidak atas permintaan sendiri” atau “tidak dengan
hormat” sebagai CPNS/PNS/TNI/POLRI atau “diberhentikan dengan tidak hormat” sebagai
pegawai swasta.
6. Memiliki pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.
7. Berkelakuan baik (Surat Keterangan Catatan Kepolisian dari institusi kepolisian setempat yang
masih berlaku wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan
terakhir).
8. Sehat jasmani, sehat rohani, dan bebas dari Narkotika dan Zat Adiktif lainnya (Surat Keterangan
Bebas Narkoba / Napza dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib
dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan terakhir).
9. Siap dan bersedia ditempatkan pada unit kerja Kementerian Sosial yang tersebar di seluruh
wilayah Republik Indonesia sesuai formasi.
10. Mampu mengoperasikan komputer minimal program Office dan Internet.
11. Pelamar memiliki Ijazah pendidikan sesuai persyaratan jabatan dengan penjelasan sebagai
berikut :
a. Pelamar lulusan terbaik (cumlaude/dengan pujian)
1) Memiliki jenjang pendidikan S1 dan S2 dengan kualifikasi pendidikan sebagaimana
tabel di atas ( Butir II : 2, 3, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14 dan 17);
2) Berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul pada saat lulus;
3) Program Studi / Jurusan terakreditasi A/Unggul pada saat lulus;
4) Dibuktikan dengan keterangan lulus dengan predikat pujian/cumlaude pada ijazah
atau transkip nilai; dan
5) Calon pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar setelah
mendapat penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan kelulusan
dengan predikat pujian/cumlaude dari Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan
Tinggi.
b. Pelamar penyandang disabilitas/berkebutuhan khusus.
1) Memiliki jenjang pendidikan D-III dan S-1 sebagaimana tabel (Butir II: 12, 14, 18, dan
19);
2) Pelamar berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi; dan
3) Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,50 (dua koma lima nol).
c. Pelamar Putra/putri Papua dan Papua Barat.
1) Memiliki jenjang pendidikan S-1 sebagaimana tabel (Butir II.3)
2) Pelamar berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi; dan
3) Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,50 (dua koma lima nol).
d. Pelamar Umum.
1) Memiliki jenjang pendidikan SMK (Butir II.5) dengan nilai rata-rata pada Ijazah
sekurang-kurangnya 70,00 (tujuh puluh koma nol nol);
2) Memiliki jenjang pendidikan DIII, DIV, S1, dan S2 (Butir II. 1 s/d 19) dari Perguruan
Tinggi terakreditasi dengan IPK sekurang-kurang 3,00 (tiga koma nol nol) serta
kualifikasi pendidikan sebagaimana tabel di atas.
12. Batas Usia Pelamar.
Sekurang-kurang 18 (delapan belas) tahun dan setinggi-tingginya 35 (tiga puluh lima) tahun
pada saat melamar melalui portal SSCN.

V. TATA CARA PENDAFTARAN DAN PELAMARAN
1. Pengumuman seleksi CPNS Kementerian Sosial RI dimulai pada tanggal 19 September 2018.
2. Pendaftaran daring dimulai pada tanggal 26 September 2018 sampai dengan tanggal 10
Oktober 2018 jam 23.59 WIB.
3. Pelamar membuat akun melalui portal PANITIA SELEKSI NASI0NAL (PANSELNAS) dengan
alamat https://sscn.bkn.go.id dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada
Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) atau NIK Kapala Keluarga.
(Apabila pelamar tidak bisa mendaftar terkait data NIK dan Nomor KK, pelamar silahkan
menghubungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sesuai dengan KTP).
4. Pelamar mengisi alamat email aktif, password, pertanyaan pengaman, dan unggah pas foto
formal berlatar belakang merah dalam format JPG.
5. Pelamar mencetak Kartu Informasi Akun SSCN 2018.
6. Pelamar login ke https://sscn.bkn.go.id dengan menggunakan NIK dan password yang telah
didaftarkan.
7. Pelamar mengunggah swafoto dengan memperlihatkan KTP dan Kartu Informasi Akun untuk
dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya.
8. Pelamar melengkapi biodata pada formulir yang tersedia.
9. Pelamar memilih instansi, jenis formasi dan jabatan dengan ketentuan hanya dapat memilih 1
instansi, 1 formasi, dan 1 jabatan.
10. Pelamar mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan.
11. Pelamar mengunggah hasil scan dokumen lamaran yang terbaca jelas meliputi:
a. Surat lamaran bermaterai Rp 6.000 asli yang diketik dengan komputer dan ditujukan
kepada Menteri Sosial Republik Indonesia dengan contoh sebagaimana terlampir;
b. Pasfoto formal menggunakan kemeja putih polos dengan latar belakang berwarna merah
ukuran 3×4 (bagi wanita yang berjilbab, menggunakan jilbab warna hitam);
c. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli atau Surat Keterangan telah melakukan rekaman
kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil asli;
d. Ijazah asli sebagaimana kualifikasi jabatan;
e. Transkrip nilai asli/Daftar nilai asli;
f. Khusus untuk pelamar Putra/Putri Lulusan Terbaik (cumlaude) wajib mengunggah
fotokopi sertifikat akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi yang dikeluarkan oleh
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat pelamar lulus dan telah
dilegalisir oleh Perguruan Tinggi dan/atau BAN-PT;
g. Khusus untuk pelamar Putra/Putri Papua/Papua Barat wajib mengunggah Akte Kelahiran
dan/atau Surat Keterangan lahir yang diperkuat dengan Surat Keterangan dari Kepala
Desa/Lurah/Kepala Suku yang menerangkan pelamar merupakan keturunan Papua/Papua
Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (Bapak atau Ibu asli Papua);
h. Khusus untuk pelamar Penyandang Disabilitas wajib mengunggah Surat Keterangan dokter
yang menerangkan jenis atau tingkat disabilitasnya (yang dibuat sebagaimana contoh
terlampir) dari Rumah Sakit Umum Pemerintah atau Puskesmas setempat.
Pemeriksaan kondisi disabilitas akan dilaksanakan pada saat pelaksanaan Seleksi
Kompetensi Dasar (SKD).
12. Pelamar mencetak Kartu Pendaftaran SSCN 2018.
13. Pada saat melakukan pendaftaran CPNS daring, pelamar dapat memilih lokasi SKD seperti
daftar di bawah ini :

Formasi Karir CPNS KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA (KEMENSOS) September 2018
Formasi Karir CPNS KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA (KEMENSOS) September 2018

VI. TAHAPAN SELEKSI
1. Seleksi Administrasi
Seleksi administrasi adalah pelaksanaan verifikasi dokumen lamaran yang telah diunggah pada
SSCN dan mencocokannya dengan persyaratan jabatan yang ditentukan.
2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN.
3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN.
4. Pengumuman kelulusan
Pengumuman kelulusan dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) berdasarkan hasil
integrasi nilai SKD dan SKB dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
5. Pemberkasan Akhir
Pemberkasan akhir adalah penelitian dokumen lamaran sesuai dengan persyaratan yang telah
ditentukan guna proses pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) CPNS sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
VII. KETENTUAN KELULUSAN
1. Seleksi Administrasi
Kelulusan Seleksi Administrasi dilakukan berdasarkan hasil verifikasi dokumen lamaran yang
telah diunggah pada SSCN dan mencocokannya dengan persyaratan jabatan yang ditentukan.
2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
Kelulusan SKD didasarkan pada nilai ambang batas (passing grade) yang diatur dalam Peraturan
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 37 Tahun 2018
Tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Tahun 2018.

3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
Peserta SKB adalah peserta yang lulus SKD dan secara peringkat tidak melebihi 3 (tiga) kali
alokasi formasi yang dibutuhkan pada satu jabatan.
4. Penentuan Kelulusan
a. Kelulusan ditentukan berdasarkan hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar dengan bobot
40% dan Seleksi Kompetensi Bidang dengan bobot 60% sebagaimana yang diatur dalam
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36
Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan
Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018;
b. Dalam hal kebutuhan formasi umum tidak terpenuhi, dapat diisi dari peserta yang
mendaftar pada formasi khusus pada jabatan dan kualifikasi Pendidikan yang bersesuaian
serta memenuhi nilai ambang batas kelulusan (passing grade) peringkat terbaik;
c. Dalam hal kebutuhan formasi khusus tidak terpenuhi, dapat diisi dari peserta yang
mendaftar pada formasi umum pada jabatan dan kualifikasi pendidikan yang bersesuaian
serta memenuhi nilai ambang batas kelulusan (passing grade) peringkat terbaik.
VIII. KETENTUAN LAIN
1. Peserta wajib memantau seluruh proses tahapan seleksi melalui portal PANSELNAS dengan
alamat https://sscn.bkn.go.id dan portal CPNS Kementerian Sosial RI dengan alamat
https://cpns.kemsos.go.id ;
2. Bagi yang tidak memenuhi persyaratan agar tidak melakukan pendaftaran;
3. Dokumen pelamaran yang telah diunggah tidak dapat diperbaiki jika peserta telah mengakhiri
proses pendaftaran sesuai mekanisme SSCN;
4. File dokumen lamaran yang telah masuk menjadi milik Tim Pelaksana Pengadaan CPNS
Kementerian Sosial dan tidak dapat diminta kembali;
5. Kesalahan pengisian data dan/atau pengunggahan dokumen yang dilakukan oleh pelamar
dapat menggugurkan keikutsertaan pada seleksi CPNS Kementerian Sosial;
6. Tim Pelaksana Pengadaan CPNS Kementerian Sosial TA 2018 hanya menerima pendaftaran
secara daring melalui portal SSCN dengan alamat https://sscn.bkn.go.id berdasarkan tanggal
yang telah ditetapkan;
7. Tim Pelaksana Pengadaan CPNS Kementerian Sosial TA 2018 hanya akan memverifikasi
dokumen lamaran yang diunggah pada saat periode pendaftaran di portal SSCN;
8. Seluruh proses seleksi pengadaan CPNS Kementerian Sosial ini tidak dipungut biaya apapun;
9. Terhadap peserta yang tidak hadir dan / atau tidak mampu mengikuti tahapan seleksi dengan
alasan apapun pada waktu dan tempat yang ditetapkan, maka dinyatakan gugur;
10. Apabila terdapat peserta yang telah dinyatakan lulus dan diterima kemudian mengundurkan
diri, maka Tim Pelaksana Pengadaan CPNS Kementerian Sosial TA 2018 dapat menggantikan
dengan peserta yang memiliki peringkat terbaik dibawahnya setelah mendapat persetujuan
dari PANSELNAS;
11. Peserta wajib mengikuti pemberkasan akhir guna penelitian berkas dalam rangka proses
pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) CPNS sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
12. Apabila dalam pelaksanaan tahapan seleksi atau dikemudian hari setelah adanya
pengumuman kelulusan akhir diketahui terdapat keterangan pelamar yang tidak sesuai / tidak
benar, Tim Pelaksana Pengadaan CPNS Kementerian Sosial TA 2018 dapat menggugurkan
kelulusan yang bersangkutan;
13. Apabila peserta yang sudah dinyatakan lulus tahap akhir seleksi dan sudah mendapat
persetujuan NIP kemudian mengundurkan diri, kepada yang bersangkutan diberikan sanksi
tidak dapat mendaftar pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil untuk periode berikutnya;

14. Peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat surat pernyataan bersedia
mengabdi pada Kementerian Sosial dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun
sekurang-kurangnya selama 10 (sepuluh) tahun sejak TMT PNS;
15. Dalam hal peserta seleksi sudah dinyatakan lulus oleh Pejabat Pembina Kepegawaian
sebagaimana dimaksud angka 14 tetap mengajukan pindah, maka yang bersangkutan dianggap
mengundurkan diri;
16. Surat lamaran yang telah diajukan sebelum pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku dan
harus mengikuti proses sesuai ketentuan;
17. Seluruh keputusan Tim Pelaksana Pengadaan CPNS Kementerian Sosial TA 2018 adalah mutlak
dan tidak dapat diganggu gugat;
18. Peserta, keluarga dan atau pihak terkait dilarang memberikan sesuatu dalam bentuk apapun
kepada Tim Pelaksana Pengadaan CPNS Kementerian Sosial TA 2018 dan pihak-pihak lain di
lingkungan Kementerian Sosial, apabila diketahui maka akan diproses sesuai ketentuan hukum
yang berlaku dan digugurkan kelulusannya;
19. Kementerian Sosial tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun oleh
oknum-oknum yang mengatas namakan Kementerian Sosial atau Tim Pelaksana Pengadaan
CPNS Kementerian Sosial TA 2018;
20. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di portal PANSELNAS dengan alamat https://sscn.bkn.go.id
dan portal CPNS Kementerian Sosial RI dengan alamat https://cpns.kemsos.go.id ;
21. Dihimbau agar tidak mempercayai apabila ada orang/pihak tertentu (calo) yang menjanjikan
dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan
sejumlah uang atau dalam bentuk lain;
22. Pelayanan dan penjelasan informasi terkait pelaksanaan Seleksi CPNS Kementerian Sosial
Tahun 2018 dapat menghubungi Call Center yang dapat dihubungi pada telepon (021) 3913624
pada hari Senin s.d Jum’at pukul 07.30 – 16.00 WIB

Baca Juga:

formasi kementrian sosial september 2018,lowongan panti pemda dki 2019,Info loker via pos desember,info loker fujitex,formasi loker di proyek pp 2018,daftar loker Desember 2018 via pos,cpns sastra inggris,cpns jurusan teknik industri,CPNS jurusan sastra inggris,cpns dengan ipk 2 5,